Dioda TVS (Transient Voltage Suppressor) Seri 3.0SMCJ oleh Littelfuse direkayasa untuk melindungi peralatan elektronik sensitif dari transien tegangan yang disebabkan oleh petir dan peristiwa tegangan transien lainnya. Perangkat ini mampu mendisipasikan daya pulsa puncak hingga 3000W dengan bentuk gelombang 10/1000μs, menjadikannya sangat efektif dalam melindungi sirkuit.
Menampilkan paket profil rendah yang cocok untuk aplikasi surface-mounted, dioda ini mengoptimalkan ruang papan tanpa mengorbankan kinerja. Mereka menunjukkan kemampuan penjepitan yang sangat baik, resistansi lonjakan inkremental rendah, dan waktu respons cepat, biasanya kurang dari 1,0ps dari 0V ke BV min. Karakteristik penting adalah mode kegagalan tipikalnya, yaitu korsleting dari tegangan atau arus yang melebihi spesifikasi, memastikan tingkat prediktabilitas dalam analisis kegagalan.
Dioda TVS
Dioda TVS adalah perangkat semikonduktor yang dirancang untuk melindungi sirkuit elektronik dari transien tegangan seperti yang disebabkan oleh sambaran petir, pelepasan muatan listrik statis (ESD), dan lonjakan tegangan mendadak lainnya. Komponen-komponen ini bekerja dengan menjepit tegangan transien ke tingkat aman yang dapat ditahan sirkuit tanpa kerusakan, sehingga mencegah potensi malfungsi atau kegagalan.
Saat memilih Dioda TVS, insinyur harus mempertimbangkan parameter seperti daya pulsa puncak, tegangan penjepit, tegangan tembus, dan rentang suhu operasi. Pilihan dioda searah atau dua arah tergantung pada kebutuhan aplikasi spesifik. Juga penting untuk mempertimbangkan jenis dan ukuran paket untuk kompatibilitas dengan tata letak PCB yang dimaksud.
Dioda TVS umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk melindungi antarmuka I/O, saluran catu daya, dan port komunikasi di telekomunikasi, komputasi, industri, dan elektronik konsumen. Kemampuan mereka untuk merespons kondisi tegangan lebih dengan cepat menjadikannya komponen penting dalam desain sirkuit apa pun yang dimaksudkan agar kuat dan andal.
Terakhir, memahami mode kegagalan Dioda TVS, seperti korsleting saat terkena tegangan atau arus yang melebihi spesifikasi, membantu dalam merancang sirkuit yang dapat mentolerir atau mengisolasi kegagalan tersebut, memastikan operasi sistem secara keseluruhan terus berlanjut.